Site icon dessertreport.com

Koki Noma, René Redzepi, Mundur Setelah Dugaan Penyalahgunaan

dessertreport.com – Kontroversi mengenai Noma, restoran yang dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia, semakin memanas menjelang peluncuran residenya di Los Angeles pada 11 Maret. Noma, yang telah mendapatkan banyak bintang Michelin sejak 2011, menggugah perhatian banyak orang, terutama karena harga tiketnya yang mencapai $1,500 per orang. Namun, di balik antusiasme tersebut, muncul isu serius terkait dugaan penyalahgunaan yang dilakukan oleh pendirinya, René Redzepi.

Dalam minggu-minggu menjelang acara pembukaan, tiket Noma untuk residen di Los Angeles terjual habis dalam waktu singkat. Para chef lokal memiliki pandangan beragam; mereka optimis bahwa acara tersebut dapat meningkatkan visibilitas kuliner setempat, namun khawatir akan kehilangan pelanggan yang beralih ke Noma. Selain itu, kegundahan mulai muncul di media sosial ketika mantan pegawai Noma mengunggah tuduhan kekerasan dan penyalahgunaan oleh Redzepi.

Sebuah investigasi oleh media ternama menyebutkan bahwa antara tahun 2009 hingga 2017, Redzepi diduga melakukan tindakan fisik yang merugikan kepada staf, termasuk pemukulan dan intimidasi psikologis yang berkepanjangan. Sejumlah mantan karyawan melaporkan mengalami trauma akibat perilaku tersebut dan merasa terancam akan karir mereka di masa depan.

Seiring kritik terhadap Noma meningkat, beberapa sponsor mulai menarik dukungan mereka. American Express dan Blackbird, yang sebelumnya membeli tiket untuk dijual khusus kepada anggota mereka, memutuskan untuk menarik dukungan akibat kekhawatiran terhadap perilaku Redzepi. Blackbird menyatakan bahwa perilaku masa lalu Redzepi yang diakui sendiri tidak dapat diterima.

Situasi ini menciptakan gelombang protes di LA, di mana banyak pihak mempertanyakan kehadiran Noma di restoran lokal. Redzepi meminta maaf atas tindakan yang dianggap merugikan tersebut dan menyatakan akan berusaha untuk memperbaiki dirinya.

Exit mobile version