[original_title]
Kuliner

Keunikan Meranti: Kopi Liberika Asli Dari Riau

dessertreport.com – Kopi Rangsang Meranti, yang merupakan varietas Liberika khas Riau, semakin dikenal sebagai salah satu produk unggulan dari Pulau Sumatera. Selain kopi Gayo dan Mandailing, keberadaan kopi ini menambah kekayaan jenis kopi yang berasal dari daerah tersebut.

Kopi Rangsang Meranti tumbuh di Desa Kedaburapat, Kecamatan Rangsang Barat, yang terkenal dengan tanah gambutnya. Keunikan dari kopi ini adalah kemampuannya untuk tumbuh subur di ladang dataran rendah dengan ketinggian hanya 1 mdpl. Meski ditanam di tanah yang memiliki keasaman tinggi, kadar kafein dalam kopi ini relatif rendah, menjadikannya pilihan bagi pencinta kopi yang menghindari kafein tinggi.

Kopi ini memiliki ciri khas biji yang lebih besar dan tebal dibandingkan dengan jenis kopi lainnya seperti Arabika atau Robusta. Karakteristik ini membuat proses pengolahannya tidak dapat dilakukan secara manual. Biji tebal tersebut juga berkontribusi pada daya simpan yang lebih lama, sebuah kelebihan yang sangat dihargai di pasaran.

Menurut sumber lokal, penggemar kopi menyebutnya “Kopi ngongko,” yang berarti kopi dengan rasa seperti nangka. Saat diseduh, kopi ini menawarkan cita rasa manis dan aroma cokelat yang lembut. Keasaman yang rendah, sekitar 1,9%, menambah keunikan dari kopi ini yang digemari tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri, terutama Malaysia.

Dengan luas kebun kopi mencapai 775 hektar, Desa Kedaburapat menjadi salah satu pusat produksi kopi di Riau. Harga pasaran untuk kopi Rangsang Meranti berkisar antara Rp 180.000 hingga Rp 200.000 per kilogram dalam bentuk bubuk, mencerminkan kualitas dan keistimewaannya di industri kopi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *